Senin, 30 Januari 2012

DUKA


Seorang pelawak meninggal dengan tenang setelah pacah pembuluh darah beberapa waktu yang lalu. semoga damai selalu Amin

Walah ternyata harta meninggalkan banyak masalah, sebenarnya siapa yang salah? yang meninggal atau yang hidup? Kenapa harta diperebutkan, kenapa tidak malu? kalau jerih payah sendiri sih tidak masalah tetapi kalau milik orang lain walau itu anak kandung kenapa tidak menyadari kalau kelak kita mati hanya berselimut kain mori? itupun kalai manusia yang hidup mau memberi.

Ini adalah Ibrah bagi yang hidup,  Sekarang manusia banyak yang kaya harta tetapi miskin hati. Yang kaya merasa tak punya , yang miskin bergaya sok kaya, o alah dunia benar-benar terbalik, pelajar sibuk dengan HP, sehingga buku pelajaran tak penting lagi, bila kita amati saat ada ulangan, berapa banyak siswa yang sibuk membaca buku? bisa dihitung dengan jari tangan? Tetapi bila sudah memegang HP, subhanallah tiada lagi artinya dunia ini. Kasihan anak-anakku mayoritas sudah diperbudak dengan teknologi sampai tak bisa berfikir jernih.

Yang menjadi budak HP ternyata yang poel-poel juga. Melakukan serangan umum tuk mencari mangsa kasihan tua-tua keladi makin tua makin menjadi. Lupa kalau umurnya tinggal menghitung hari. Innalillahiwainnailaihiroji'un.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar