Aku menunggu panggilanMu, sungguh aku merindukan pelukanMu, di rumahMu yang anggun penuh pesona, kapan kau ijinkan aku berkunjung kesana?....
Bertahun-tahun sudah impianku tentang rumahMu yang indah, megah dan oenuh rahmah, kini saya mendekati hari-hari aku berjumpa denganMu, aku begitu takut dan was-was. Betapa banyak dosa yang hamba lakukan sungguh tiada terhitung lagi.
Saya yakin Engkau maha pengampun, Namun tetap saja aku takut berhadapan denganMu. Dengan tidak punya rasa malu aku mohon cintaMu,peluklah aku erat-erat, jangan biarkan syaiton menjeratku, jauhkan pikirku dari pikiran-pikiran yang kotor, jangan beri kesempatan pada mataku untuk melihat hal-hal yang kotor, cegahlah kakiku untuk melangkah ke tempat yang sama dengan sampah Amin
Ya Robbku, hanya kasih sayang dan cintamu yang kuharap karena akhir-akhir ini aku begitu lelah menghadapi hidup yang penuh dengan onak dan duri, penuh fitnahan keji, banyak otang iri dengki yang menghalalkan segala cara demi kesenangannya sendiri.
Sebulan lagi perkenankan aku bersimpuh dalam pangkuanMu, dalam rumah indahMu, selesaikan semua masalah hidupku yang kau berikan padaku. Engkau yang memberi Engkau pula yang akan menyudahi. Amin
Kamis, 23 Februari 2012
Minggu, 19 Februari 2012
Sudah berhari-hari aku merenung, apa yang harus kulakukan untuk menghadapi masalahku ini.
Semua masalah tiada pernah ada solusi, namun bila kuturuti sama saja harus mengorbankan harga diri. Aku tak tahu sampai kapan harus menderita setiap hari, tiada seorangpun yang mau peduli. Aku sangat lelah menghadapi semuna ini, tapai aku tak boleh menyerah karena anak-anakku masih sangat membutuhkan diriku.
Tuhan...
Peluklah aku dalam kedamaian, hilangkan semua beban yang ku sandang, Dereria lahir dan batin ini telah menjadi suratan tanganMu, maka hanya Engkau jualah yang akan membebaskanku dari derita ini. Aku mohon ya Allah segeralah akhiri derita ini, Aku ikhlas ya Allah maka maafkanlah karena aku selalu merintih kesakitan Amin
Semua masalah tiada pernah ada solusi, namun bila kuturuti sama saja harus mengorbankan harga diri. Aku tak tahu sampai kapan harus menderita setiap hari, tiada seorangpun yang mau peduli. Aku sangat lelah menghadapi semuna ini, tapai aku tak boleh menyerah karena anak-anakku masih sangat membutuhkan diriku.
Tuhan...
Peluklah aku dalam kedamaian, hilangkan semua beban yang ku sandang, Dereria lahir dan batin ini telah menjadi suratan tanganMu, maka hanya Engkau jualah yang akan membebaskanku dari derita ini. Aku mohon ya Allah segeralah akhiri derita ini, Aku ikhlas ya Allah maka maafkanlah karena aku selalu merintih kesakitan Amin
Langganan:
Postingan (Atom)